KASUSMEDAN - Polisi terus melaksanakan penyelidikan terpaut kematian Diana alias Ana( 48)–wanita berstatus janda yang ditemui tewas dengan posisi tangan, kaki serta mulut terikat kain di dasar tempat tidur kamar kontrakannya, Minggu( 13/ 12/ 2020)
Dikala ini, personel Unit Reskrim Polsek Patumbak telah mengecek beberapa saksi terpaut dugaan pembunuhan tersebut.
Kapolsek Kompol Arfin Fachreza SH SIK MH berkata, grupnya telah mulai memperoleh titik cerah tentang siapa terduga pelakon pembunuhan tersebut. Grupnya pula masih melaksanakan pengecekan maraton terhadap seseorang saksi bernama samaran HPS.
“ Telah terdapat titik cerah, kita telah membentuk regu buat menangkap pelakon, serta buat saksi bernama samaran HPS masih kita jalani pengecekan buat dimintai keterangannya,” sebut Kompol Arfin Fachreza, lewat pesan pendek WhatsApp, Kamis( 17/ 12/ 2020) pagi.
BACA JUGA : Digrebek Polisi, Warga Tomuan Ini Kedapatan Simpan Belasan Paket Sabu
Sedangkan itu, data yang diperoleh Metro24jam. com dari seseorang sumber berkata, Regu Unit Reskrim Polsek Patumbak sudah melaksanakan sebagian kali pengecekan terhadap HPS, yang disebut- sebut bagaikan orang dekat korban.
Perihal itu juga dibenarkan Kapolsek Arfin Fachreza dikala dikonfirmasi
Kamis( 17/ 12/ 2020) pagi.
“ Yang bersangkutan kita butuhkan keterangannya buat menguak peristiwa. Telah terus menjadi cerah, doain ya,” katanya.
Kompol Arfin Fachreza pula memohon warga serta seluruh pihak supaya bersabar serta membagikan waktu kepada pihak kepolisian buat menguak permasalahan pembunuhan tersebut.
“ Sekali lagi aku mohon doa serta waktunya kepada seluruh pihak supaya permasalahan ini dapat dibeberkan serta menangkap pelakunya,” harapnya.
Diberitakan tadinya, Diana alias Ana( 48), bunda satu anak yang dikenal berstatus janda tersebut ditemui tewas dengan keadaan mengenaskan di rumah kontrakannya di Jalur Marindal, Gang Sawah, Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak, Deliserdang, Minggu( 13/ 12/ 2020).
Perempuan itu dibunuh dengan keadaan tangan dan kaki terikat serta mulut disumpal kain.



0 Komentar